candi jabung

Candi Jabung

Candi Jabung adalah candi yang beraliran Buddha dan Siwa.Sayangnya, candi ini kurang begitu popular meski memiliki lokasi yang cukup mudah untuk dijangkau dengan akses jalan yang baik. Hal ini tentunya tidak terlepas dari lokasi candi yang cukup jauh dari pusat kota. Letak candi ini adalah di desa Jabung Candi, kecamatan Paiton, Probolinggo. Dengan jarak sekitar 25 km dari pusat kota Probolinggo maka candi ini berada di tengah perkampungan. Sebenarnya kita akan dengan mudah menemukan petunjuk arah menuju candi yaitu dengan melihat papan petunjuk di balai desa Jabung Sisir yang berada di tepi jalan raya.

Kondisi candi sendiri cukup terawat dengan halaman dan taman sekitar candi yang bersih. Bangunan candi sendri terbuat dari batu bata. Tinggi bangunan candi sendiri adalah sekitar 16,20 meter, panjang 13,13 meter dan lebar 9,60 meter dengan posisi hadap ke arah barat. Luas kompleks candi sendiri adalah sekitar 20,042 meter persegi.Bentuk tubuh candi adalah bulat silinder segi delapan di atas kaki candi yang berbentuk persegi dan bertingkat tiga.Atapnya sendiri berbentuk stupa.Sepintas lalu, candi ini memiliki kemiripan dengan candi Brahu yang berada di Mojokerto dan Muara Takus di Riau.

Pada tahun 1983 sampai dengan 1987 pemerintah telah melakukan upaya pemugaran sekaligus membuatnya menjadi cagar budaya.Sayangnya, bangunan candi sudah tidak utuh lagi. Candi ini sebenarnya memiliki beberapa nama lain yaitu candi Kalayu yang disebutkan dalam kitab negarakertagama dan candi Sajabung dalam kitab Pararaton. Di dalam negarakertagama pupuh XXXI dikisahkan bahwa raja Hayam Wuruk melakukan upacara persembahan saat sampai di daerah Kalayu. Kalayu sendiri dipercaya sebagai nama dari desa jabung di masa lalu. Di dalam kitab Pararton sendiri disebutkan bahwa di desa Sajabung ada bangunan suci dengan gelar abhiseka atau Barajinaparamitapuri.

Bangunan Candi dan Reliefnya

Bagian atas candi memiliki hiasan ukiran kala berbentuk kepala naga dan sulur yang seringkali juga disebut sebagai relief kala naga.Sejatinya relief ini terdapat pada keempat sisi dari bagian atas candi Jabung.Sayangnya, salah satu sisi hanya menyisakan panel kosong tanpa relief kepala naga yang raib entah kemana.Bangunan tengah dari candi memiliki tangga dan pintu masuk. Di dalamnya ada bilik dengan ukuran 2,60 m x 2,58 m dan tinggi 5,52 m dengan batu penutup cungkup dengan hiasan ukiran. Bilik candi sendiri dilengkapi dengan altar yang menempel di bagian dinding utara, timur dan selatan.

Sebenarnya di bagian timur ada arca untuk upacara pemujaan namun dinding di bagian timur ini memiliki tanda bekas perusakan dan penjarahan.Relief-relief tentang kehidupan sehari-hari di masa lalu sebenarnya banyak terukir di bagian tubuh candi. Namun sayangnya, sebagian besar relief ini belum bisa terbaca karena sudah termakan usia. Relief-relief menarik ini antara lain tentang ukiran pertama dengan muridnya, pepohonan dan dedaunan juga satwa. Relief satwa yang paling menarik adalah ukiran harimau dan singa yang saling berhadapan dan bertolak belakang.

Tidak hanya ada relief satwa yang menarik, candi ini juga menyimpan relief unik lainnya seperti padma, medallion dan sulur-suluran.Selain itu juga ada relief yang menggambarkan seorang wanita di bagian tubuh candi.Disini digambarkan seorang wanita yang menaiki punggung seekor ikan besar.Relief ini dinamakan relief Sri Tanjung yang merupakan gambaran kesetiaan seorang wanita kepada suaminya. Di kompleks candi, ada bangunan candi lain dengan ukuran yang lebih kecil meski sama-sama terbuat dari batu bata. Dengan ketinggian 6 meter dan ukuran 2,55 meter maka candi ini diberi nama candi menara sudut. Selain itu juga ada kompleks pemandian kuno yang berjarak 2 km dari kompleks candi Jabung.

Rute menuju Lokasi Candi Jabung

Jika memulai perjalanan dari kabupaten Probolinggo maka bisa melanjutkan perjalanan ke daerah kecamatan Kraksaan.Begitu sampai di Kraksaan maka bisa meneruskan perjalanan ke desa Jabung-Paiton dengan waktu tempuh lebih kurang 30 menit. Disini papan petunjuk arah menuju lokasi candi akan bisa ditemukan.

Tiket Masuk

Para pengunjung tidak akan dipungut biaya saat mengunjungi lokasi candi ini karena belum adanya pemberlakuan tiket resmi. Kita hanya perlu untuk mengisi buku tamu yang ada.

Wisata sekitar candi

Danau ranu segaran

Danau ini sebenarnya adalah bekas kawah dari gunung berapi yang terisi oleh air hujan. Berlokasi di desa segaran, kecamatan Tiris, Probolinggo, danau ini bisa dicapai setelah melalui 30 menit perjalanan dari area pusat kota.

Pantai duta

Berlokasi di desa Randutatah, kecamatan Paiton, Probolinggo maka pantai adalah spot yang pas untuk melihat keindahan pemandangan matahari tenggelam di tempat paling timur Probolinggo. Bahkan, pantai ini seringkali disejajarkan dengan pantai Lombang di kabupaten Sumenep Madura.Disini tidak hanya bisa menikmati kesejukan khas pemandangan lautan tapi juga rimbunnya cemara dan fenomena penampakan hiu tutul yang seringkali terlihat.Saat beruntung, kita juga mungkin bisa menemui pemandangan ratusan hiu paus dan paus pilot berenang.

Air terjun madakaripura

Terletak di desa negororejo, kecamatan Lumbang, Probolinggo maka air terjun ini masih berada dalam kawasan taman nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun ini diyakini oleh masyarakat Tengger sebagai tempat terakhir kali dari Patih Gadjah Mada untuk bersemedi. Air terjun ini sangat terkenal karena keindahannya dengan ketinggian 200 meter dan tebing-tebing menjulang di sekelilingnya.

Jessica Inggriani
Latest posts by Jessica Inggriani (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *